Langsung ke konten utama

Catatan Hati Seorang Akhi 2 : Aku Jatuh Cinta, Kawan

Aku terdiam, membisu dalam keheningan malam. Bergeming dalam hayalan kemudaan. Hanya hening. Pikiranku melayang jauh ke Negeri Sebrang.

Hohoi, nampaknya terlalu dalam aku terbuai sensasi cinta. Aku tersenyum sejenak, kutarik nafasku dalam-dalam,hmmm.. keheningan semakin terasa menghipnotisku. Klik... Layar terkembang...

Semilir angin malam semakin membuatku terbuai,terhanyut dalam asmara malam. Senyuman nan manis tersimpul dalam bibir sang rembulan.. Ohoi..Aku terpesona olehmu, jelita.

Saat-saat aku butuh cinta tiba-tiba kamu hadir dalam sepiku. Aku bahagia sekali, terasa semakin berarti hidupku ini. Jelita sayang, dengan mencintaimu, aku jadi semakin mencintai hidupku ini. Terima kasih jelita, engkau telah menemaniku dalam pusaran waktu yang terus berputar.

Detik ini aku masih menunggumu di saat kamu beruzlah. Aku selalu menunggu simpul senyummu yang menawan hati. Aku bahagia jelita. Aku tidak akan pernah bosan. Bagaimana mungkin bisa bosan kawan, bagi suami gagah, menunggu sang istri adalah kebahagiaan terhebat dalam sejarah perjalanan cinta sang suami. Wow, aku memang suami gagah, bukan gagah fisikku, tapi gagah hatiku, gagah tanggung jawabku. Begitulah arti gagah yang sesungguhnya...

Saat membayangkan senyuman cantikmu, aku pun ikut tersenyum. ^_^
Jilbab anggunmu membuat semua pria terpelanting dalam kekaguman. Cantik sekali, rasanya belum pernah aku melihat wanita berjilbab secantik dirimu. Semua gerak gerikmu begitu menawan hati. Senyummu, diammu, tawamu, tidurmu membuatku terpana dalam dekapan cinta. Ah, aku memang suami gagah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 X 6 or 6 X 4

Sekarang kan lagi heboh tentang perkalian 4 X 6 dan 6 X 4. Gue jadi inget dulu pas mau masuk SMA. Gue disuruh nyuci foto buat melengkapi pendaftaran. Kebetulannya tempat cuci fotonya cuma ada di kota kabupaten, Rangkasbitung. Di kampung gue gak ada tempat nyuci foto ada juga seeng, haseupan, kanderon, bakul dan sebagainya. Pagi-pagi banget gue dianter paman gue, Mang Endin namanya, babehnya neng Ririn Agustia. Sampe ke Rangkas gue ditinggal di studio foto, Mang Endin sendiri pergi belanja. Sampai di tempat cuci foto, tukang cuci fotonya nanya sama gue, "4 X 6 berapa De?" Gue jawab secepat kilat, "24, Pak." Bener kan jawaban gue, gak salah. Emang 4 X 6 itu kan 24. Dicetaklah 24 buah. Trus deh gue pulang. Pas gue ketemu Mang Endin di Terminal Mandala, gue nanya, "Qi banyak amat fotonya? Kan butuhnya cuma 4." Gue jawab kembali dengan polosnya, "Gak tau Mang Endin. Tadi sih tukang fotonya nanya 4 X 6 berapa, yaaa Iqi jawab 24." Mendengar jawaban ...

Main Hati

Gw sebenarnya waras atau masih waraslah. Tapi, entah kenapa ketika tertimpa masalah atau sesuatu yang dalam pandangan umum begitu mengecewakan, gw malah tertawa atau menertawakan diri sendiri. Hahaha.. Tiba-tiba saja gw ngikik tertawa sendiri. Sambil terdengar gema suara, "Emang enak, rasain lu." hahaha.. Dan tanpa gw sadari, mulut yang tertawa atau menertawan diri ini tiba-tiba membuat hati gw plong seolah tak punya masalah apapun. Wow.. Perlahan namun pasti gw menemukan sebuah ilmu baru, "Kondisi luar tubuh kita bisa berimplikasi terhadap jiwa kita". Ngerti gak loe maksud gw? Kalo loe gak ngerti, sama gw juga kagak ngerti. Hahaha.. Maksud gw, wajah yang tersenyum walaupun hati sedang sedih, sedikitnya akan memiliki pengaruh terhadap jiwa kita. Memasang wajah yang semangat nan optimis saat jiwa sedang sakit mungkin terkesan mustahil. "Bagaimana bisa tersenyum, orang lagi kena masalah?" Mungkin itu pertanyaan loe y? Hehe.. Faktanya gw terlalu sering me...

MODUS OTAK ORBA???

Saat musim kampanye saling menjelek-jelekkan calon lawan itu wajar dan lumrah terjadi. Bukan hanya Jokowi yang dijelek-jelekkan oleh pendukung lawan politiknya, Prabowo pun sama dijelek-jelekkan juga oleh para anti Prabowo. Foto-foto rekayasa yang super aneh membully Jokowi dan Prabowo tersebar secara masif di socmed. Jadi, kesimpulannya adalah Jokowi dan Prabowo sama-sama dirugikan KETIKA itu. Sosok MA yang katanya menjelek-jelekkan Jokowi dengan foto rekayasanya hanyalah salah satu di antara ribuan bahkan mungkin jutaan dari para pembenci keduanya. Apa yang dilakukan MA hanyalah euforia pilpres yang bukan hanya dilakukan MA tetapi dilakukan pula oleh ribuan simpatisan keduanya. Dan yang mengalami bullying itu bukan hanya Jokowi tetapi juga Prabowo. So, musim kampanye apa sih yang tidak terjadi. Dewasa dikit napa Pak Polisi. Pak Polisi menjeratnya dengan UU ITE dan UU Pornografi. Pak Bos, kita gak bodoh-bodoh amat kali. Itu yang lebih porno dibanding yang diposting si MA ban...