Langsung ke konten utama

Catatan Hati Seorang Akhie : Bilakah kamu kembali...

Add caption
Aku bertanya, kenapa sampai terjadi seperti ini padaku? Bukankah aku dilahirkan di mesjid? Tiba-tiba aku tersentak dengan jawaban hatiku. Karena kamu telah jauh dari Robb-mu. Kamu menuhankan nafsumu, kamu memoles dirimu dengan kemaksiatan. Sangat pantas bila hatimu tanpa tameng,tanpa perisai diri, yang akan menjaga dirimu dari kehancuran.

Tiada kata terlambat kawan. Sudah jelas bin nyata semuanya. Kamu hanya harus mengubah arah hidupmu. Kemudikanlah selaras dengan harapan Robb-mu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat.

Memahamkan diri dengan iman memang butuh proses, tidak asal tahu lalu iman pun tumbuh dengan suburnya. Tidak kawan. Semuanya memerlukan waktu yang terkadang sampai melelahkan hati. Begitulah. Tapi nanti hasilnya akan kau dapatkan setelah berlelah-lelah menajamkan iman dengan kesholihan. InsyaAlloh,kelejatan iman itu akan kembali menyemai dan bersemi dalam jiwamu.

Terkadang hatimu terjatuh dalam kubangan tinta hitam nan pekat sekali. Tapi sebenarnya, sepekat-pekatnya hatimu, pasti ada setitik cahaya,walaupun cahaya itu sangat buram. Pahamilah,itulah imanmu,sekecil apapun bila dipupuk dengan amal sholeh suatu saaat akan menjadi cahaya yang cemerlang laksana mentari siang yang menyinari semesta. Tapi,sekali lagi, semuanya butuh proses.

Alangkah indah dan nikmatnya,bila seorang muslim yang pendosa lalu menyungkur sujud di hadapan RObb-nya di sepertiga malam. Ia akui seluruh dosa-dosanya, memohon ampun atas segala kekhilafannya. "Ya Robbi,sungguh hamba adalah lelaki yang penuh dengan dosa, hampa ingin menjadi lelaki yang sholih, hamba ingin kembali menjadi seorang muslim yang taat kepada-Mu. Jangan matikan hamba dalam keadaan su'ulkhotimah (jelek), matikanlah hamba dalam keadaan husnul khotimah (baik)."

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”" (QS. Al Baqarah: 285-286)

Air mataku kering tiada berbekas, semuanya habis hanya untuk menangisi kemaksiatan, bukan untuk bertobat. Malulah kawan. Teruslah bertanya pada hatimu. Teruslah membisikkan kalam ilahi dalam dadamu. Sesungguhnya kamu telah pergi jauh dari tuntunan syara. Sesungguhnya langkahmu selama ini menuju jurang jahannam, tak sadarkah engkau kawan? Kamu pernah berjanji untuk meniti jalan para da'i ilalloh, tapi kenyataaanya kamu berlari menuju arah bersebrangan,menuju arah para dajjal.

Istaghfir ya akhie! Perjalananmu masih panjang, perjalanan menuju ma'rifatulloh akan membawamu menuju jannah (surga) nya Alloh. Semuanya butuh kesabaran. Bersabarlah....

"Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung."QS. Ali Imran (3) : 200

Berbahagialah karena sesungguhnya kamu,,

"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik."
QS. Ali Imran (3) : 110

"Ya muqollibal qulub,tsabits qolbie 'aladdiinik.. Ya Alloh Sang Pembolak Balik Hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu..." Amin

Allohu Akbar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Logika Mencintai

Kita terkadang terlalu egois sehingga akhirnya kehilangan logika. Cinta itu membutuhkan logika jika tidak hancurlah hati kita. Jatuh cinta boleh kok. Sangat boleh. Tetapi, jangan sampai kehilangan logika. Ketika cinta ditolak, ketika Si Dia ternyata tidak menginginkan kita, ketika Si Dia memilih yang lain dan sebagainya. Kecenderungan kita ketika mengalami itu adalah kehilangan logika. Akibatnya pikiranpun kalut, sedih tak berujung, badanpun lemas tak berdaya. Inilah akibat kehilangan logika dalam cinta. Sebuah citra egoisme dan keakuan diri yang hakikatnya merusak diri. Hidup adalah sebuah pilihan. Semua orang mempunyai pilihan-pilihan hidup termasuk diriku, kamu, dia dan siapapun itu. Pilihan-pilihan hidup yang semua orang tidak bisa menggugatnya karena itu memang adalah hak hakikat diri setiap orang. Kita tidak bisa memaksa seseorang agar jatuh cinta kepada kita. Sekuat apapun kita berusaha jika seseorang itu tidak jatuh cinta kepada kita. Itulah pilihan hatinya. Itulah pilihan ...

Firasatku..

Entah di dunia entah di akhirat saat Alloh membuka aib-aibku. Dan aku mungkin hanya bisa tertunduk lesu mengguguk penuh tangisan penyesalan. Sesal memang selalu di akhir. Beginilah hidup mengajarkan kita. Kita tidak pernah tahu masa depan kita. Mungkin jika saja kita tahu, kita akan berjalan dengan sebenarnya. Tidak harus mampir kesana kemari. Ah, beginilah hidup. Mungkin kita iri melihat kehidupan beberapa orang sahabat yang begitu mulus perjalanan hidupnya seolah tak ternoda. Sedangkan kita harus ternoda terlebih dahulu. Maha Kuasa Alloh, aku tahu ini adalah sebuah suratan takdir yang harus kujalani. Memang penyesalan itu memerihkan jiwa kita. Sakit sekali. Air mata pun kering kerontang tak sebanding dengan ruahnya dosa kita. Hidup harus terus berjalan. Memang kita ini makhluk pendosa. Tapi hidup harus terus berjalan tanpa henti. Menyesali keadaan tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Teruslah bergerak, teruslah berbuat kebajikan semoga saja Alloh mengasihani kita yang hina in...

MODUS OTAK ORBA???

Saat musim kampanye saling menjelek-jelekkan calon lawan itu wajar dan lumrah terjadi. Bukan hanya Jokowi yang dijelek-jelekkan oleh pendukung lawan politiknya, Prabowo pun sama dijelek-jelekkan juga oleh para anti Prabowo. Foto-foto rekayasa yang super aneh membully Jokowi dan Prabowo tersebar secara masif di socmed. Jadi, kesimpulannya adalah Jokowi dan Prabowo sama-sama dirugikan KETIKA itu. Sosok MA yang katanya menjelek-jelekkan Jokowi dengan foto rekayasanya hanyalah salah satu di antara ribuan bahkan mungkin jutaan dari para pembenci keduanya. Apa yang dilakukan MA hanyalah euforia pilpres yang bukan hanya dilakukan MA tetapi dilakukan pula oleh ribuan simpatisan keduanya. Dan yang mengalami bullying itu bukan hanya Jokowi tetapi juga Prabowo. So, musim kampanye apa sih yang tidak terjadi. Dewasa dikit napa Pak Polisi. Pak Polisi menjeratnya dengan UU ITE dan UU Pornografi. Pak Bos, kita gak bodoh-bodoh amat kali. Itu yang lebih porno dibanding yang diposting si MA ban...