Langsung ke konten utama

ONE DAY ONE JUZ (ODOJ) GERAKAN CINTA QURAN

Hallo, ada yang mau bergabung dengan grup ODOJ ( One Day One Juz)? Atau ada yang belum mengetahui apa itu ODOJ? Yuk tak kenal maka ta'aruf...

One Day One Juz ( ODOJ ) adalah program yang diinisiasi oleh para Alumni Rumah Qur’an untuk memfasilitasi dan mempermudah kita dalam tilawah Al-Qur’an dengan targetan 1 juz sehari.

Dengan memanfaatkan Instant Messager (biasanya Whatsapps dan BBM), tilawah 1 juz sehari jadi lebih menyenangkan dan lebih termotivasi.

Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya ia akan menjadi syafa’at bagi para pembacanya di hari kiamat”( H.R Muslim )

Tiap grup ODOJ itu berisi 30 anggota, yang masing-masing anggota diberi tanggung jawab untuk membaca (tilawah) 1 juz Alquran per hari.

Setiap anggota membaca juz yang berbeda setiap harinya (berurutan), sesuai nomor juz yang telah diatur oleh admint grup. Grup akan khataman Al Quran 1 kali per hari, dan secara personal kita akan khotam dalam sebulan.

Jika pun kita belum sanggup membaca satu juz penuh, kita bisa melaporkannya kepada grup dan insyaAlloh bacaan kitapun akan dilelang oleh anggota lainnya yang bersedia. Tenang saja kawans, semuanya tentu saja membutuhkan proses.

Tujuan grup ini bukan sekedar meraih pahala dan keberkahan tilawah (membaca) Alquran saja ataupun melatih kita agar terbiasa membudayakan membaca Alquran saja. Namun, di atas semua itu adalah bagaimana kita menjadikan Alquran bukan sekedar pajangan di rumah tetapi menjadi cahaya yang menyinari kehidupan kita.

Ayo yang mau gabung langsung saja ambil handphone-nya. Oh iya, tak usah malu dan takut, para anggota yang bergabung di grup ODOJ semuanya bukanlah kumpulan para manusia suci nan sholeh dan sholehah. Ataupun semuanua orang-orang yang sangat faham agama. Dalam grup ODOJ semua anggotanya masih belajar, sangat beruntung jika di dalamnya ada anggota yang ustadz, biasanya anggota spesial ini sering sharing kajian keilmuan.

Anggota grup ODOJ tertua adalah dua nenek hebat,  yang pertama adalah nenek Azmi yang berusia 70 tahun. Dan nenek yang kedua adalah bunda Badriyah berusia 77 tahun. Kedua sesepuh ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua untuk selalu istiqomah dalam tilawah. “Kalau nenek saja bisa , kita yang jauh lebih muda harus lebih bisa istiqomah. Allahu Akbar!"

Dan Odojers termuda adalah seorang bocah laki-laki yang bernama Ibrahim yang berusia 8 tahun. Bukan berarti Ibrahim sudah aktif berhandphone ria lho, biasanya orang tuanyalah yang memberikan laporan "kholas" (sudah) atas tilawahnya ke grup ODOJ. "Makin malu ya kita yang sudah dewasa." hmhmhm...

So, tunggu apalagi kawans SEGERA DAFTARKAN DIRIMU..!

=====================================================

PENDAFTARAN ODOJ

1. ODOJ Via WhatsApp

Pastikan Nomor HP Terdaftar di WhatsApp !!!

Untuk pendaftaran, silahkan daftar di www.daftar.onedayonejuz.org
Jika selama 3×24 jam setelah group diaktifkan nomor Anda tidak aktif, maka kami akan menghapus data Anda dari sistem.

Jika menemui kesulitan silahkan hubungi kami di email : help@onedayonejuz.org

Untuk yang mengalami kesulitan dengan sistem pendaftaran diatas, silahkan daftar  melalui WhatsApp Manual di bawah ini :

1. Ikhwan : 0896 5366 1566 (an. Susanto)

2. Akhwat : 0815 3674 9926 (an. Icha)

Format : Nama#JenisKelamin#Domisili#Nomor WhatsApp

—————————————————————————————————–

2. ODOJ VIA BBM

Untuk pendaftaran ODOJ via BBM melalui sms ke nomor;

Ikhwan Acang   087872276166
Akhwat Endria  087784436000

Dengan format: daftar#nama#jenis kelamin# pin

Syarat:
1. Program blackberry messanger yang digunakan harus benar-benar berasal dari handphone bersistem blackberry bukan android. Pendaftar dengan nomor pin bbm berangka 7 (no pin untuk bbm android)  tidak kami layani.

2. Apabila di Blackberry telah di install Whatsapp, maka wajib mendaftar dengan nomor WhatsAppnya.

NOMOR REGISTRASI INI KHUSUS UNTUK PENDAFTARAN ODOJ BBM BUKAN WHATSAPP.

Pertanyaan, komplen, dan segala sms yang tidak terkait dengan pendaftaran ODOJ BBM dan tidak sesuai Format diatas tidak akan dilayani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKAL DAN WAHYU DALAM PANDANGAN IBN RUSHD DAN IBN TAYMIYYAH

Diarsipkan di bawah: DR.Hamid Fahmy zarkasih,M.phil , Seputar pemikiran islam Dalam sejarah pemikiran Islam persoalan hubungan antara akal dan wahyu merupakan issue yang selalu hangat diperd ebatkan oleh mutakallimun dan filosof. Issue ini menjadi penting karena ia memiliki kaitan dengan argumentasi -argumentasi mereka dalam pembahasan tentang konsep Tuhan, konsep Ilmu Ilmu, konsep etika dan lain sebagainya. ( Untuk diskusi tentang etika George F Hourani, Reason and Tradition in Islamic Ethic, Cambridge: Cambridge University Press, 1985) Mereka berorientasi pada usaha untuk membuktikan kesesuaian atau hubungan antara akal dan wahyu. (Lihat A.J.Arberry, Revelation and Reason in Islam). Dalam konteks ini konsep akal, wahyu dan ta’wil menjadi topik yang penting. Filosof Muslim terpenting yang berusaha membuktikan hubungan antara akal dan wahyu adalah Ibn Rushd (520 H/ 1126 A-595/ 1198) penulis buku Fasl al-Maqal dan Ibn Taymiyyah 662/ 1263 – 728/1328 A.H. penulis b...

Menikah Untuk Bahagia

Aku merasakan keharuan yang dalam saat mendengar senandung Edcoustic mengalun merdu dalam resepsi pernikahanku. Hampir saja aku tak kuasa menahan tumpahan air mataku. Kutatap sekilas wajah istriku yang berdiri di sampingku. Nampak kelelahan tergambar jelas dari wajahnya. Betapa beruntungnya diriku, Alloh pilihkan seorang gadis yang istimewa untukku. Sangat istimewa. Terima kasih Ya Alloh. Sepertinya lirik nasyid Edcoustic menyindirku secara langsung. Lirik nasihatnya melahirkan rasa malu dalam hatiku. Ah, sepertinya aku tak kuasa menahan tumpahan air mataku. "Sayang.." Ujarku lembut. "Aa mau ke belakang dulu ya. Sebentar." Kubelai kepalanya dengan lembut sambil berlalu menuju kamar pengantin. "Ya Alloh, terima kasih Ya Rohman. Betapa Maha Baiknya Engkau kepadaku, Engkau karuniakan laki-laki pendosa nan hina sepertiku ini seorang istri yang sholehah. Padahal betapa banyaknya dosa yang telah kulakukan. Ampuni aku Ya Ghoffaar..." Air mataku tumpah tak terta...

KESEMPATAN YANG KEDUA

"Wow, ternyata akhirat hanya begini saja. Aku pikir gimana gitu." Pikirku sambil tertawa riang. "Qiamat telah terjadi dan ternyata hanya begini saja. Aku masih melenggang bebas tanpa ada rintangan apapun. Hmhm... Aku memang layak masuk surga. Amal kebajikanku banyak pastinya Alloh memasukanku ke dalam surga. Hahaha..." Aku tertawa puas dan bangga sekali dengan diriku. "Aduuh panaaaaas... Ampuuun Ya Alloh... Aku bertaubat Ya Alloh.. Panaaas." Aku menghentikan tertawaku. Terkejut mendengar rintihan kesakitan. Di mana suara rintihan itu? Kepalaku menengok kanan kiri namun tak kutemukan empunya suara. Kuarahkan pandanganku ke bawah kakiku. Hah, aku terkejut bukan kepalang ternyata di bawahkulah tempat siksaan neraka jahannam tempat para pendosa. Kulihat jutaan sosok manusia sedang menghadapi hari penghukuman. Namun, mataku tertuju kepada sosok laki-laki yang rintihannya kudengar keras tadi. Kutatap ia dengan penuh rasa penasaran. Eh,sepertinya wajahnya tidak...