Langsung ke konten utama

HARAPAN

"Harapan memang suatu perasaan yang luar biasa kuatnya. Harapan dapat menimbulkan gairah hidup. Kalau masih mempunyai harapan, maka orang akan mampu menanggung segala derita yang seberat apapun. Sebaliknya orang yang sudah kehabisan harapan atau yang putus harapan akan mudah melakukan hal-hal yang tidak benar. Bahkan banyak orang membunuh diri karena sudah putus harapan. Akan tetapi sebaliknya, harapan yang terlalu digantungi dapat pula menimbulkan kekecewaan pada akhirnya. Karena hanya orang yang berharap sajalah yang akan kecewa kalau harapannya tidak terkabul."

"Karena itu, orang tidak boleh putus harapan akan tetapi juga tidak baik kalau terlalu mengharap sesuatu secara berlebihan. Harapan yang terlalu berlebihan merupakan keinginan nafsu yang tidak akan pernah terpuaskan. Kalau harapan itu terpenuhi sekalipun, biasanya tidak seindah seperti yang diharapkan, atau tidak terasa sebaik seperti yang diharapkan atau diinginkan karena keinginan sudah menghendaki hal lain lagi yang dianggap lebih baik."

{Asmaraman S. Kho Ping Hoo, "Pusaka Pulau Es"}

Berharap atau memiliki harapan itu boleh, sangat boleh. Tetapi, berharaplah sewajarnya saja jangan berlebihan tetaplah berpijak ke bumi. Ingat, ada Alloh Yang Maha Tahu apa yang terbaik untukmu. Karenanya gantungkanlah semua harapanmu kepada Alloh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESEMPATAN YANG KEDUA

"Wow, ternyata akhirat hanya begini saja. Aku pikir gimana gitu." Pikirku sambil tertawa riang. "Qiamat telah terjadi dan ternyata hanya begini saja. Aku masih melenggang bebas tanpa ada rintangan apapun. Hmhm... Aku memang layak masuk surga. Amal kebajikanku banyak pastinya Alloh memasukanku ke dalam surga. Hahaha..." Aku tertawa puas dan bangga sekali dengan diriku. "Aduuh panaaaaas... Ampuuun Ya Alloh... Aku bertaubat Ya Alloh.. Panaaas." Aku menghentikan tertawaku. Terkejut mendengar rintihan kesakitan. Di mana suara rintihan itu? Kepalaku menengok kanan kiri namun tak kutemukan empunya suara. Kuarahkan pandanganku ke bawah kakiku. Hah, aku terkejut bukan kepalang ternyata di bawahkulah tempat siksaan neraka jahannam tempat para pendosa. Kulihat jutaan sosok manusia sedang menghadapi hari penghukuman. Namun, mataku tertuju kepada sosok laki-laki yang rintihannya kudengar keras tadi. Kutatap ia dengan penuh rasa penasaran. Eh,sepertinya wajahnya tidak...

TAKUT

Rasa takut adalah suatu perasaan yang timbul apabila orang menghadapi sesuatu yang belum terjadi. Kalau orang membayangkan hal-hal yang hebat, malapetaka yang akan menimpanya di masa depan, maka orang itu akan dicekam perasaan takut. Takut dan khawatir hanya merupakan permainan dari pikiran kita sendiri yang membayangkan hal-hal yang belum tiba, memikirkan masa depan dan mengkhayalkan kejadian-kejadian mengerikan yang mungkin menimpa diri kita. Kalau kejadian itu sudah datang menimpa kita, maka rasa takut itu pun tidak akan ada lagi. Kemudian muncul kembali rasa takut membayangkan hal lain yang mungkin datang menimpa kita yang lebih hebat lagi. Kalau ada wabah mengamuk, kita yang belum terkena penyakit tentu menjadi ketakutan dengan membayangkan bahwa kita akan terkena penyakit itu. Akan tetapi kalau penyakit benar-benar sudah menimpa kita, kita tidak lagi takut menghadapi penyakit yang sudah diderita, yang kita takuti mungkin kematian yang belum tiba. Pendeknya, segala hal yang belu...

Bumbu Cinta

"Ayah sayang, melihat ayah makan masakanku dengan lahap saja sudah membuatku bahagiaaaa sekali." Ujarku dengan sumringah. Tiba-tiba suamiku menghentikan makannya dan melotot kepadaku seolah marah. Tentu saja aku kaget bukan main. "Kenapa ayah? Apa jangan-jangan masakannya tidak enak ya?" Tanyaku penuh sesal dan kecewa. "Enak dari mana?" Jawab suamiku terlihat marah. Sejenak ia terdiam dan menatapku dengan nanar. Tak pernah sekalipun ia menatapku dengan tatapan marah seperti ini. Tak terasa air mataku pun mengalir. "Bunda, jujur saja. Ini tuh... Duuuuuuhh.. Enak banget." Jawabnya sambil ketawa-ketawa dan memeluk diriku. "Iiih.. Ayaaaaah.. Tega banget sih isengin bunda." Teriakku sambil memukulinya dengan manja.. "Intermezo, sayang. Biar setiap hari kita bahagia dan seru terus. Ayah kaget sekali melihat bunda menangis. Maafkan ayah ya bunda sayang." Ujarnya dengan lembut sambil mencium mataku. Indah. Inilah bumbu cinta yan...