Langsung ke konten utama

Postingan

MANUK DADALI MANUK PANG GAGAHNA

"Aku berharap memiliki calon suami yang tidak memiliki 'masa lalu' sebelumnya." Ucap seorang gadis oriental di depanku. "Akulah wanita yang pertama kali ia 'sentuh.'" "Aku pun berharap seperti itu. Berharap calon istriku nanti tidak pernah memiliki pengalaman 'masa lalu' dengan laki-laki lain, tidak pernah 'disentuh' laki-laki lain. Akulah laki-laki yang pertama k ali menyentuhnya." Ujarku menggebu-gebu. "Ya sudah jika begitu." Ujarnya singkat terlihat wajahnya merona merah. "Ya sudah apa?" Tanyaku kebingungan. "Ya sudah." Ujarnya kembali. "Ya sudah apa?" Tanyaku kembali. "Hmhm.. Bodoh. Ya sudah. Good bye.." Ia pun melangkah pergi. "Ya sudah juga.. Dasar cewek aneh. Ma'as Salamah oge.." *masa lalu bisa disebut pacaran atw "teman mesra" atw kawan kumpul kebo atw sejenisnya...xixixi.. *Efek membaca buku "Udah Putusin Aja" by Felix Siauw. "...

Freekick

Besok nikahannya Tubagus Roni vs Ratu Desi. Gue sama teman-teman kantor sudah siap-siap menyiapkan mobil untuk dateng ke nikahan mereka berdua. Terutama gue sudah menyiapkan juga batik baru yang lumayan keren. Gue beli sendiri itu, cuma kata seorang teman kantor gue, Pak Sukri,  katanya gue dibeliin janda. Huh, gile banget Pak Sukri, padahal mah iya dibeliin. haha.. boong dik. Emang gue Rafi Ahmad. Tentang baju batik, gue masih agak trauma pas datang ke nikahan teman. Ada ibu-bu pake baju batik sama dengan gue. Batik pasangan suami istri gitu deh. Kacau banget langsung aj deh gue ngumpet, mana gue belom kenyang lagi. Udeh jadi rahasia umum kalau gue biasanya ngabisin "kejo" nikahan teman-teman gue.haha Pas gue cerita sama teman-teman kantor gue, malah dibilanginya, "makanya elu jangan beli baju batik di Tanah Abang. Batik 35ribuan kaan?" Kacau... Sebenernya sih kalau cwe cakep atau akhwat jilbaber yang pake batik pasangan mirip dengan gw, pastinya gue gak akan...

Kisah Para Bandit Banten

Dalam Dinasti politik Banten ternyata bukan hanya dinasti Atut saja yang kokoh menancapkan kukunya di bumi Banten. Terdapat juga tiga dinasti lain yang sedang pasang kuda-kuda untuk mengkudeta dinasti Atut. Berharap-harap cemas menanti kehancuran dinasti politik Atut   Pertama, dinasti Ismet Iskandar yang menguasai Kabupaten Tangerang. Kedua, dinasti Jaýabaya di Lebak da n Ketiga dinasti Aat Syafaat di Cilegon. Wali Kota Cilegon dua periode 1999-2004 dan 2004-2009 Aat Syafaat memang sedang ditahan KPK karena tersandung kasus korupsi, tapi anaknya Tubagus Iman Ariyadi mewarisi kepemimpinan ayahnya sebagai Wali kota Cilegon. Begitu pula di Kabupaten Lebak dan di Kabupaten Tangerang, Haji Iti Octavia Jayabaya sebentar lagi menggantikan Jayabaya sebagai orang nómor satu di Lebak. Sekaligus mewarisi kebijakan ekonomi yang akan menggemukkan pundi dan lumbung harta dinasti Jayabaya. Di Kabupaten Tangerang, saat Ismet Iskandar lengser hadir Bupati Ahmed Zaki Iskandar yang mewarisi kekuas...

Catatan Hati Seorang Ukhtie 6 : THE QUEEN

Wajahnya bak bintang K-Pop yang sedang populer saat ini. Ia mempesona semua orang. Sikapnya terlihat seolah terskenario dengan baik. Senyumannya membuat para wanita histeris bak mendapat durian runtuh. Sahabat-sahabat kantornya pun tak lupa memanggilnya Mr. Smile. Semua orang mengagumi ketampanannya. Semua orang tak henti-hentinya memuji kemurahsenyuman dan keramahannya. Semua orang termasuk keluargaku tak hentinya berbisik, "Nak, beruntung sekali kamu memiliki suami setampan dan seramah dia." Akulah istri lelaki tampan ini. Akulah istri lelaki yang mempesona kalian ini. Namun, tahukah kalian apa yang ia lakukan terhadapku? Tahukah kalian apa yang ia lakukan dalam biduk rumah tangga kami? Dengarkanlah wahai kawan. Inilah si tampan yang kalian puja itu.  Berawal dari sebuah kekaguman akan ketampanan fisiknya, kulabuhkan cinta pertamaku. Sepenuh hati kuberikan pada lelaki tampan ini. Aku percaya dengan keramahan dan kelembutan dirinya. Ia tak pernah sedikitpu...

Menyemai Cinta

( Sebait cinta dalam menyambut INDONESIA BOOK FAIR, 02 - 10 November 2013 di Istora Senayan Jakarta ) Kawan, saat bangsa ini terpuruk pernahkah kita berpikir bahwa penyebab utamanya adalah kebodohan atau jauhnya ilmu dar i kehidupan kita? Kawan, membangun peradaban bangsa sejatinya adalah membangun peradaban ilmu. Membangun peradaban ilmu sejatinya adalah membangun peradaban buku. Kawan, kemajuan sebuah peradaban tercermin dari bagaimana sikap peradaban itu terhadap buku. Sejarah telah mencatat. bagaimana majunya peradaban Islam. Sejarah telah mencatat bagaimana barat mengalami fase The Dark Ages, zaman kegelapan Kawan, sejarah tak pernah lupa bagaimana kontribusi peradaban Islam Andalusia terhadap renaissance Barat. Banyak mahasiswa dan cendekiawan Eropa Barat yang menimba ilmu di sekolah-sekolah tinggi ataupun universitas Islam di Andalusia Spanyol. Kawan, dan kita tak lupa, begitu banyaknya karya-karya cendekiawan Muslim yang diterjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa mereka sendi...

Catatan Hati Seorang Akhie : Bilakah kamu kembali...

Add caption Aku bertanya, kenapa sampai terjadi seperti ini padaku? Bukankah aku dilahirkan di mesjid? Tiba-tiba aku tersentak dengan jawaban hatiku. Karena kamu telah jauh dari Robb-mu. Kamu menuhankan nafsumu, kamu memoles dirimu dengan kemaksiatan. Sangat pantas bila hatimu tanpa tameng,tanpa perisai diri, yang akan menjaga dirimu dari kehancuran. Tiada kata terlambat kawan. Sudah jelas bin nyata semuanya. Kamu hanya harus mengubah arah hidupmu. Kemudikanlah selaras dengan harapan Robb-mu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat. Memahamkan diri dengan iman memang butuh proses, tidak asal tahu lalu iman pun tumbuh dengan suburnya. Tidak kawan. Semuanya memerlukan waktu yang terkadang sampai melelahkan hati. Begitulah. Tapi nanti hasilnya akan kau dapatkan setelah berlelah-lelah menajamkan iman dengan kesholihan. InsyaAlloh,kelejatan iman itu akan kembali menyemai dan bersemi dalam jiwamu. Terkadang hatimu terjatuh dalam kubangan tinta hitam nan peka...

Catatan Hati Seorang Akhie 24 : Romansa Cinta IPB

Semilir angin malam segarkan raga ringkihku yang lelah. Kusandarkan punggungku yang mulai meliuk seiring menuanya usiaku, di atas kursi taman belakang rumahku. Tak kusangka waktu berjalan begitu cepatnya bak anak panah lepas dari busurnya. Esok nanti, tepat usiaku tujuh puluh tahun hidup di dunia ini. Rumahku mulai ramai teriakan riang anak cucuku. Bahagia rasanya melihat rona bahagia di mata mereka. Namun, sekeping hatiku terbang tinggi bersama hembusan angin malam. Aku merindukan mendiang istriku. Aku kesepian... Hampir setahun ia membiarkanku dalam kesendirian. Ia telah terbebas dari himpitan keperihan hidup dan siksaan kenangan. Ah, mungkin beginilah siksaan yang diterima setiap jiwa dan raga tua. Terbelenggu dalam kenangan-kenangan. Memang, di usia tua bukan lagi mengejar kenikmatan duniawi tapi memburu kenikmatan jiwa... Tidak mudah melepaskan segala kenangan selama empat puluh tahun bersamanya. Masih terbayang indah saat pertama kali berjumpa dengannya. Keanggunanny...